3 Kesalahan Konstruksi yang Berujung Fatal

  • Whatsapp
3-Kesalahan-Konstruksi-yang-Berujung-Fatal
Foto dari Canva.com Photos Unlimited

Dalam membangun sebuah bangunan, setiap arsitek tentunya memiliki banyak pertimbangan sebelum membangun. Pertimbangan ini meliputi kondisi alam atau masyarakatnya. Nah, salah dalam mengambil keputusan bisa berdampak pada konstruksi yang dilakukan. Lantas, apa saja kesalahan konstruksi yang berujung fatal? Simak selengkapnya di sini.

1. Terowongan Bawah Tanah-Hangzhou, Tiongkok

Di tahun 2008 pernah terjadi kesalahan konstruksi yakni dalam pembangunan terowongan di provinsi Zhejiang yang mana terowongan ini amblas dan menghasilkan lubang yang besar. Dalam insiden ini terdapat 21 korban yang tewas dan 24 orang luka-luka.

Hal ini ternyata terjadi karena adanya kelalaian pengembang di mana terowongan ini dibangun di sekitar rawa. Tidak hanya itu saja, kesalahan lain juga dikarenakan sistem penyangga dan lapisan cornya terlalu tipis yang menjadikan terowongan tidak stabil.

2. Apartemen Ronan Point, Inggris

Di Inggris juga pernah terjadi kesalahan dalam konstruksi yang mengakibatkan 22 lantai apartemen roboh. Insiden ini memakan 4 korban dari jumlah keseluruhan pengguna apartemen sebanyak 260 pengguna.

Kejadian ini sendiri bermula karena baut yang rusak karena air serta sambungannya tidak diisi dengan beton namun malah di isi dengan kertas koran. Kesalahan inilah yang membuat bangunan ini wajar tidak bisa menahan bangunan dengan baik.

3. Sampoong Department Store, Korea Selatan

Di Korea juga pernah terjadi kesalahan dalam konstruksi yang berujung fatal lho. Sebuah gedung bertingkat empat yang pada awalnya merupakan sebuah supermarket dialih fungsikan menjadi mal besar.

Kemudian tiang utama pada gedung ini dipotong dan diganti dengan eskalator. Tidak hanya itu, AC gedung ini juga dipindahkan di atas yang mana membuat bebannya menjadi semakin berat. Tidak hanya itu saja, namun gedung ini juga ditambah dengan satu lantai baru tanpa memikirkan adanya risiko kelebihan beban. Hingga pada akhirnya gedung in runtuh dan memakan korban meninggal dunia sebanyak 502 orang.

Ada banyak sekali kesalahan konstruksi yang terjadi karena kelalaian atau tidak memikirkan kondisi bangunan itu. Jika sudah begini, kesalahan tersebut bisa mengakibatkan kerugian untuk berbagai pihak. Oleh sebab itu, dalam membangun sebuah bangunan ada baiknya dipikirkan secara matang apa saja risiko yang mungkin terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *